Monday, February 12, 2007

aku menulis maka

"aku menulis maka aku ada"

Hasil pembelokan makna bikinan Descartes "Cogito ergo Sum" yang tepatnya 'aku berpikir maka aku ada'. menurut loh?! setidaknya kalimat ini juga termasuk kutipan yang nongol di bukunya Donny Dhirgantoro, 5 cm.

Kenapa jadi 'aku menulis maka aku ada'? menulis dalam kamus besar bahasa mimpi adalah merangkai simbol-simbol yang bernama huruf menjadi serangkaian kata, kata menjadi serangkaian kalimat, kalimat menjadi frasa, frasa menjadi paragraf dan paragraf menjadi lupa namanya siapa dan kapan dia bertemu dengan buragraf. seinget dia waktu itu hujan lebat dan petir menyambar dari kanan ke kiri tanpa tengak-tengok. padahal di saat yang bersamaan ada 3 orang anak kecil baru pulang sekolah, 1 orang nenek-nenek dari pasar, dan sepasang kekasih sedang bergandengan tangan. paragraf lupa dan lalu bertanya pada buragraf...
"kenapa aku menulis maka aku ada?"
"karena." jawab buragraf
"lalu?!" tanya paragraf lagi
"waktu itu kamu sedang mabuk, kamu gak kuat naik kereta api tut tut tut. saat masinis bertanya siapa hendak turun? kamu malah naik ke atap gerbong." terang buragraf
"ooo jadi waktu itu aku sedang di atap gerbong? kenapa kamu gak bilang?!"
"aku kan sedang di mulut ikan paus, sedang membersihkan plak-plak giginya, habis itu aku mampir ke rumah bobo, bobo sedang tidur, akhirnya aku ke bibi, bibi sedang menanak nasi, ke baba, bebe, bubu mereka tidak ada dirumah, ya udah aku pulang saja lewat got. seperjalanan aku ketemu 2 ekor tikus botak, 1 cumi-cumi pitak, dan ratusan semut yang sedang merayap mencari gula. kebetulan aku membawa gula. jadi kuberi semut-semut itu gula. mereka berterimakasih padaku. dan aku senyum lalu aku lanjut jalan lagi menelusuri got hingga sampai di pusat perbelanjaan yang di tangganya bisa berjalan. maka aku berjalan di tangganya yang berjalan sambil makan permen karet." jawab buragraf sambil menggali sumur
"ooo jadi waktu itu aku sedang di atap gerbong? kenapa kamu gak bilang?!"
"aku sedang di mulut buaya, sedang mengikir gigi-gigi taringnya, habis itu aku mampir ke rumah nana, nana sedang nono tak mau diganggu, akhirnya aku ke rumah nini, nini sedang menyetrika sayuran, ke nunu, nene mereka tak ada di kandang, ya udah aku pulang saja lewat jalan tol. seperjalanan aku ketemu erik estrada dan john travolta, tapi john terpaksa dilarikan kerumah sakit karena pada saat melintas jalan tol cisarua-cikampek-cikampret di atasnya ada jaringan listrik tegangan tinggi, otomatis john ke sambar setrum karena lupa memakai sendal. lanjut 7-10 kilometer aku ketemu ikan asin dan beberapa bebek serta burung hantu yang sedang asik bertamasya di pinggiran jalan. menggelar tikar dan makanan, anak-anaknya lari-larian main petak umpet-umpetan sambil disuapi ibunya makanan yang dibawa dari rumah di dekat kuburan. sampai akhirnya kudapati pusat perbelanjaan khusus alat-alat berat dan percintaan. di sana ada nafa urbach dan primus (?) lalu aku menegur mereka. "sedang apa?" tanyaku pada primus dan nafa urbach. "sedang mencari sepatu kaca." jawab mereka berdua. "kaca apa?" tanyaku lagi. "kacang cap dua kelinci." kata mereka hati-hati. "ooo, itu tuh di sana, di samping rumah pak lurah, belok kanan sedikit, ketemu pohon nangka lalu teriak. malinggggg!!! sebanyak tiga kali, pagi siang dan malam. moga-moga akan ketemu." jawabku. "baiklah." kata mereka lalu berlalu. dan selang beberapa lama, gosipnya hubungan mereka berakhir sampai di situ. itupun aku baru tahu setelah primus punya anak satu. begitu." terang buragraf pada paragraf yang kali ini tampak sedang mengecat pagar rumahnya.
"oooooo.. kalo begitu ya sudah. besok aku tanyakan pada tamara blezynski." kata paragraf sambil mengupil lalu membulat-bulatkan upilnya lalu menyentilnya dengan seksama. "Gol!" teriaknya.

Nah, berdasarkan dari penjelasan atas dialog paragraf dan buragraf yang terjadi kira-kira 14 tahun lalu. maka bisa ditarik sebuah kesimpulan bahwa dengan memadukannya dengan definisi asli dari kata menulis menurut http://id.wikipedia.org; Menulis adalah suatu kegiatan untuk menciptakan suatu catatan atau informasi pada suatu media dengan menggunakan aksara.
ya, itukan kata wikipedia. asal katanya sendiri adalah tulis, yang adalah gabungan dari dua kata yaitu, "tuang" dan "lisan". tuang berarti menuangkan, menumpahkan, sedangkan lisan adalah ucap, vokal yang keluar dari mulut manusia. jadi tulis dalam hal ini adalah menuangkan/menumpahkan ucapan berupa kata atau kalimat yang keluar dari mulut manusia dengan media berupa tinta ke atas kertas atau media lain seperti daun, kulit dan batu. tergantung selera dan kebutuhan. ini penting loh!

keterangan lain, berdasar definisi mbah broto, menulis itu asal katanya men,ul dan is. men adalah laki/perempuan dalam bahasa inggris lama men bisa diartikan sebagai manusia (kalo gak percaya liat subtitle di dvd terjemahan malaysia. ul, dari ulama atau ilmu. dan is yang berarti adalah dalam bahasa inggris. jadi definisi menulis menurut mbah broto (dosen lepas, universitas tertutup alias close university) adalah: perwujudan/pengejawantahan manusia dalam mentransformasikan ilmunya ke dalam sebuah media dimana media tersebut adalah menjadi penyaluran atau pengaplikasian dari ilmunya tersebut yang mana ilmu yang terejawantah tersebut menjadi sebuah bagian dari realitas individu atau pun kelompok. singkatnya: menulis adalah mengejawantahkan ilmu.

Jadi kira-kira begitu mengapa 'aku menulis maka aku ada'. dalam latinnya: 'cogitu ergo sum pe de'

SEKIAN
-salam menulis-

No comments: