Tuesday, May 8, 2007

CINTA-CINTA KARET

: kalotidaksalah endang s. taurina

begini lantunannya:
"cinta-cinta karet
cinta sampai lengket.
cinta-cinta karet
cinta sampai lengket."
ulangi sampai sepuluh kali

nyanyikan berdua
dengan pacar sambil nikmati senja
di pinggir pantai
atau kolam dekat sawah jika ada
sambil mancing, boleh juga

awali dari dalam hati
perlahan tapi pasti
perlahan sampai jari-jari yang diam mulai
mengikat pasti
dan tak perlu janji

perlahan sambil dengar suara burung
atau jika ada bebek biarkan bergabung
jadikan satu suasana
persetan romantika ibukota
yang lalalala
lupakan saja
ini hari apa?
: tak perlu jawab
yang jelas bukan kiamat
tuh! masih terang matahari di matamu
tuh! masih hangat senyum rembulan di bibirmu

awali dengan doa
bukan kata-kata merayu mempesona
tidak asli, banyak editannya
toh memang tak perlu banyak ucapkata
nyanyikan saja,
ikuti lantunannya:
"cinta-cinta karet
cinta sampai lengket.
cinta-cinta karet
cinta sampai lengket."

ulangi sampai menancap di hati
karet boleh diganti
sesuai selera masa kini

cinta-cinta karetttt.... ....t...

-B-

Wednesday, April 11, 2007

STOP! PEMANASAN GLOBAL

dari: www.augustachronicle.com

Sampe kapan baru nyadar kalo kondisi bumi sudah sedimikan rupa? padahal kita hidup di atasnya, tapi lebih banyak gak pedulinya. Kalau masih ingin menyisakan tempat yang nyaman dan layak hidup buat anak cucu cicit nanti... Mulai sekarang! stop pemanasan global. hentikan segala faktor-faktor yang menyebabkannya, dari hal paling kecil, stop penggunaan aerosol, kurangi polusi udara, industri sadar lingkungan.

JANGAN EGOIS!
SELAMATKAN MASA DEPAN BUMI KITA!

Thursday, April 5, 2007

2 JAM SETELAH KERETA LEWAT

:

2 jam setelah kereta lewat. lewat lagi kereta. lewat lagi terus begitu tak pernah berhenti. kecuali kalau ada rel yang bengkok atau putus atau jembatan rubuh. tapi memang tak pernah berhenti begitu sudah berlangsung puluhan tahun lamanya sejak indonesia merdeka. Thanks to belanda, karenanya kita jadi bisa jalan-jalan naik kereta. Walau menjajah tapi ada manfaatnya juga. Terimakasih Menir! Mefrou!

2 jam setelah kereta lewat. stasiun sepi, ramai suara cuma bisik-bisik langkah kaki, dengusan prang tidur, tawar menawar cinderamata, plentingan buka botol minuman, bocah jualan koran, porter yang menunggu giliran sambil ngumpul sama teman-teman. 2 jam setelah kereta lewat. lewat lagi kereta. riuh stasiun mulai meniup mata dan telinga. bunyinya ada yang garing dan bermacam rasa pula. sedih, karena harus pergi meninggalkan, senang karena telah datang, diam karena tak tau musti bicara apa, cuma beberapa tetes airmata dan saputangan bertuliskan nama dan nama, inisialnya saja.

2 jam setelah kereta lewat. aku enggan beranjak dari kursi panjang. masih nikmati suasana manusiawi begini. masih belum mau masuk ke realitas yang membuatku hilang dari permukaan bumi dan pergi melanglang entah kemana, keruang tak jelas yang bernama aktualisasi, atau sekedar drama emosi yang dikemas dalam bentuk 'pertunjukan terkini' dan tak mau berhenti, seperti kereta lewat tiap dua jam dan 2 jam selanjutnya tanpa berhenti.

"Permisi dik, ada korek?!" tanya seorang kakek berikat kepala badui batik memakai kemeja lurik kancing copot satu, berkain singkap merah gelap ungu, memanggul tas rajutan asli rotan bambu. Garis wajahnya pekat dan dalam, tapi senyumnya penuh makna bercampur dengan sorot mata tajam berkharisma (Honda kali?!) - Hush! -
"Korek apa Kek?" tanyaku sambil membetulkan posisi duduk dan memasang posisi 4-4-2 damai
"Korek api bermerk 'Tanstiker tansikfabrikspaten'" dia menyebutkannya dengan loncer, aku tak mengenali merek itu. Aku cuma kenal Cricket, Tokai, dan 2000, serta cap tiga duren yang merupakan plesetan dari 'tiga dara' film jaman dulu yang menang piala citra.
"Adanya cap tiga duren Kek." kataku
"Boleh lah." Kata kakek yang segera siap menaruh sebatang rokok tanpa filter di mulutnya.

- Kadang 2 jam setelah kereta lewat. terjadi dialog standar yang biasa. emosinya datar-datar saja. tak bisa diharapkan untuk jadi luar biasa. Menurut kita... tapi terkadang dari hal dan emosi yang datar-datar saja bisa berubah menjadi tak biasa. misal:

1. Kakek tadi ternyata kakek kita yang belum kita kenal, karena waktu itu dia meninggalkan nenek dengan alasan mengadu nasib ke kota besar. Dia tak pulang selama berpuluh-puluh tahun karena nyasar. Tapi meski pun bertemu tetap tidak saling tau, kecuali mungkin ikatan darah dan batin merasakan hal beda. seperti pada saat bertatapan terjadi 'jeda'... sepertinya kenal... begitu proses batin, tapi ada batin yang menghela. wis.. bukan siapa-siapa.

2. Kakek tadi ternyata orang terkenal. Kakek Brad Pitt, Kakek Tom Cruise, Kakek Supermen dan kakek kakek terkenal lainnya. Pasti kita akan terkaget-kaget dong. Supraise! dan mungkin sontak langsung beranjak dari tempat duduk mencari buku tulis atau tukang foto kilat untuk minta tanda tangan separuh halaman lalu foto-foto dan minta lagi tandatangan... Sebuah harga yang wajar untuk 'korek api' yang hanya nyala sebentar lalu mati. tlek.
Dan dirumah kita menceritakan kepada keluarga, teman-teman juga kekasih tercinta tentang pengalaman di 2 jam setelah kereta lewat di stasiun jatinegara. atau stasiun manasaja suka-suka. Mereka yang mendengar kan berkomentar macam-macam, berekspresi ragam-ragam 'dorang pakita-kita...' ada yang lalu gegas menuju stasiun, sambil membawa kamera poket dan buku gambar berharap bisa bertemu kakek terkenal. Ada yang lalu memuja mengelus elus foto yang kita tunjukkan dengan bangga... dan kita merasa sesaat luar biasa. padahal dari moment yang sangat biasa saja. 'very day' :)

3. Kakek tadi adalah Kakek Slank, vokalis group Slank.
...

4. Kakek tadi ternyata Kakeknya Mertua. Tapi kita tidak kenal karena sudah wafat di tahun 1945. Tapi kok bisa ya... mungkin karena kecanggihan teknologi sehingga kakek mertua bisa ada lagi di stasiun 2 jam setelah kereta lewat. Maaf Kek, ini cucu menantu. TWEWEWEWEW!!! huehehehe malesss..) jadinya merinding, detak waktu stuck on jam dinding, ponsel berdering, cucian emak belum kering. Lalu lari ngibrit, keringat dingin, muka pucat disertai bibir membiru. Tapi bagi yang sudah biasa seperti Pak Leo Lumanto pasti santai saja. Malah ngobrol mungkinnya sambil canda tawa. Ya bisa saja...

5. Kakek tadi ternyata Kakeknya Hitler (?)

Hanya pengibaratan kecil tentang biasa yang sebenarnya punya potensi untuk tak biasa. Atau Ketika sang kakek tadi minta api, kita langsung teriak menangis di lututnya sambil memeluk teriak "Kakeeeeeeeeeeeeeeeekkk.... huhuhuhuhuhuuuuuuuu" si kakek pasti jadi bingung, dan orang disekitar juga jadi bingung. Emosi semua orang bisa berubah saat itu. dari biasa menjadi tak biasa juga.

2 jam setelah kereta lewat, semua tergantung dari bagaimana memaknai detik per detik waktu. kadang bersama lewatnya kereta, ada hal yang terlewatkan, dan 2 jam kemudian akan ada hal baru lagi lewat dan 2 jam lagi seperti itu seterusnya.

5-4-2007

Tuesday, March 6, 2007

Ada apa dengan OJEK?

Seberangkat menuju kantor dibonceng adik. Hari ini terpakasa gak bawa motor sendiri ke kantor tapi dibonceng sekalian minta tolong ke adik buat 'nyervis' karena udah hampir 2-3 bulan belom diservis, ditambah semalam sang motor terjatuh ala sebab salah belok stang saat di pajang. weisss Gdubrakkk!!! tungkai rem depan patah, motor perkasa itu tersungkur, aku menatapnya sedikit sesak dan sok pasrah. ya sudah... salahnya sendiri (begitu kataku dalam hati, lepas dari pertanda-pertanda akan apa.. hehe yang pasti kalau mau dihubung2in, semalam itu kekasihku jadi rada ngambek karena aku merokok lagi... padahal udah 2 bulan lebih stop. godaan lebih berat dirumah daripada di luaran; kantor atau kampus. maafkan aku...)

Jadi, secara sadar/tak sadar sengaja gak sengaja sebenarnya sudah cukup lama menangkap fenomena ini. kian maraknya alat transportasi alternatif ojek di kota-kota besar pinggiran khususnya dan daerah-daerah satelitnya membuat persaingan di jasa per-ojekan semakin ketat. ojek-ojek diharapkan bisa memberikan pelayanan yang oke sehingga penumpang merasa nyaman dan jadi langganan. tapi bukan itu yang akan diangkat dalam tulisan kali ini, melainkan penulisan kata OJEK yang di tulis di papan pangkalan ojek sebagai signboard/penanda bahwa ada jasa ojek di situ atau itu adalah pangkalan ojek bukan pangkalan oyeah! (katro!)

Ada apa dengan kata OJEK?
Kalau kita mau perhatikan di tiap pangkalan ojek yang berbeda, cara penulisan Ojek bisa berbeda beda dan meskipun tujuan informasi dan maksud sama namun bisa berbeda secara definisi kata asli (etimologis) (huehehehe ciyeeeehhh...wuekkkk!! mumpung baru belajar kata keren ini (etimolohis-red) biar dibilang intelek..padahal cupu!) okeh berlanjut...
Kali ini mari kita bahas sama sama beberapa variasi penulisan kata ojek dengan artinya berdasarkan kamus online dan kamus pribadi saya, kadang dicampuradukkan juga demi kepuasan kita bersama. mari...

1. OJEK (O-jek)

Menurut KBBI: ojek adalah sepeda atau sepeda motor yang ditambangkan dengan cara memboncengkan penumpang atau penyewanya.

Menurut orang Belanda yang kebetulan dosen akademi transportasi alternatif, Meneer Van Demong merumuskan bahwa: Ein Ojek ist die im westlichen Teil Javas vorherrschende Bezeichnung für ein Mietmotorrad, das aus Fahrer und Moped besteht.
artinya: Ojek adalah kendaran para inlander-inlander yang verdomseh, yang apabila koe orang tidak punya duit dibuat jadi alat nyari duit dengan cara membonceng tetangga atawa orang tak dikenal diantar ke tempat tujuan. biaya yang dibayarkan kemudian atas jasa ojek tersebut disesuaikan dengan konsensus atau kesepakatan antara asosiasi men ojegh inlander van der velen hot verdomeh. namun timbul perkecualian ketika ojek berhadapan dengan penumpang cantik serupa Hepi Salma atau Catherine Wilson, inlander berhak memberi diskon biaya kecantikan berupa kupon kerjasama dengan salon terdekat. salon abah ahong. Aghh ver laven (?)

Lanjut usut punya usut, kemungkinan ketiga kata Ojek berasal dari Polandia, karena ada nama pengarang buku di sana yang bernama Anna Ojek. Nah dilema juga nih, dari namanya (Anna Ojek) bisa ditebak dong kalo dia adalah blasteran alias indo (mixed/campuran) antara Arab dan Polandia. Masih terus di usut, kata Ojek juga merupakan kata dasar yang bisa dipadupadankan untuk mencapai makna berbeda. Diantaranya adalah:
- Projektziele = Pr-ojek-tziele, yang berarti proyek atau sebuah kegiatan usaha untuk menghasilkan sesuatu hal, seperti proyek jalan tol, proyek busway, proyek sampingan dll.
- Forschungsprojekten = For-schungs-pr-ojek-ten, artinya untuk proyek dalam jumlah besar/lebih dari sepuluh.
- Bahnprojekten = Bahn-pr-ojek-ten, adalah proyek/kegiatan usaha menggunakan bahn (ban) lebih kurang sepuluh. NAH!! kemungkinan kata ketiga inilah yang disusut sadur oleh indonesia ketika masa penjajahan belanda, kebetulan ada orang Polandia nyaru jadi belanda, dia bernama Bahn Serff, berusaha untuk memperluas usaha pabrik bannya di Polandia. Makanya dia berusaha memprovokasi lewat budaya agar timbul awareness dari bangsa indonesia kemudian diharap tertarik dan mau menjadi distributor ban (bahn).

kesimpulan Ojek yang menggunakan asal kata Ojek (dicurigai berasal dari Polandia), kata ojek adalah kata dasar yang memiliki fungsi sebagai predikat (kata kerja) yang di daerah asalnya bisa diimbuhkan (awalan-akhiran). contoh: Bahnprojekten; Perojekan, Diojeki, Mengojek, dll.


2. OJECK (O-jekc)

Kata kedua ini lebih dikarenakan imbas budaya barat dan tren kultur era 90an. kata Jeck sangat sering digunakan pada masa ini. Nugie, penyanyi alternatif rock kerap menggunakan kata ini untuk menyapa fans-nya atau menyapa siapa saja termasuk tukang sayur dan tukang tambal ban dekat rumahnya. Secara komunikasi, kata jeck, bisa menjadi sebuah indikasi suatu proses komunikasi, berhasil atau tidaknya serta tingkat kedekatan antara komunikator dengan komunikan. Jika di telusuri akan tampak seperti ini:
- Jeck (sebagai kata sapaan) --- tingkat kedekatan --- proses penyampaian pesan/pesan dikirim --- langsung (fish to fish) --- bahasa non-verbal --- pesan diterima plus bahasa tubuh dan pengaruh (noise) dari bahasa alam (bahasa angin, bahasa binatang, bahasa tumbuhan) --- komunikasi berhasil//feed back (putar balik) --- ojeck.

Bisa dilihat jelas, penggunaan kata ojeck yang bersumber dari proses komunikasi, kemunculannya ditandai oleh ketidakberhasilan dalam penyampaian pesan alias pesan tidak diterima dengan baik dan benar sehingga butuh konfirmasi ulang (feedback/putar balik) pada proses ini jasa ojeck diperlukan. karena mungkin saat proses, banyak hal yang harus dilewati dan memakan waktu yang tidak sedikit sehingga untuk mempercepat pengkonfirmasian pesan agar komunikasi selanjutnya diharapkan bisa berlangsung dengan lancar, tanpa suatu halangan apapun. amin.

Fakta temuan, origin kata Jeck adalah berasal dari Yahudi (Hebrew) Yekke (adjective: yekkish) (alt: Jecke) yang merupakan saduran dari bahasa Jerman. Kata yekke sebagai koagulasi bahasa Yahudi (Hebrew) memiliki arti tidak jauh beda dengan asal katanya dari Jerman, yaitu Jaket --- Jacke --- Jakcet.

Nah!!! sudah bisa ditebak bukan, Jeck yang asal katanya berarti jaket (ind) adalah analogi dari sifat 'hangat' karena waktu dingin pasti kita butuh jaket untuk menghangatkan badan, kita tidak butuh jambret si maling jam, atau dombret sang maling dompret. Jeck ketika menjadi sebuah kata sapa secara implisit melambangkan kehangatan/warm antar sesama ketika berinteraksi. Menimbulkan efek kebersamaan dan saling tolong menolong, makanya awal pertama penggunaan kata O-jeck lebih kepada sikap saling membantu antar teman, tetangga atau sahabat yang butuh bantuan saat kedingingan, berkembang menjadi saling bantu mengantarkan teman,tetangga atau sahabat ketika banjir dengan menggunakan jaket dan motor roda dua dan atau truk dan atau gerobak. Jika diurutkan secara kronologis maka seperti ini jadinya:
1. Yekke = Jecke = Jacket = Jeck = Jaket yang berarti kehangatan
2. Kata ini menyusup melalui media massa lewat film baywatch atau full metal jaket, karena kedua film tersebut menitikberatkan pada puspa maka menjadi titik puspa.. ?! dan puspa itu orang yang bersahabat, jadi kedua film tersebut dan titik puspa adalah simbol dari persahabatan, lalu berkembang di tahun 1990 menjadi kata sapaan yaitu, JECK!
Nugie mempopulerkannya meski tanpa royalti, tapi dia memang gak royal sih...
3. Ketika musim dingin/hujan di jakarta hari2 menjadi dingin, jaket diperlukan, dan jasa penyewaan jaket omsetnya mengalami kenaikan hebat.. hampir 300%, begitu menurut salah satu vendor jaket di bilangan prima 1235. Bencana banjir, membuat jaket bertambah laku dan ini lah saat dimana pertama kali kata Ojeck itu populer, ketika banjar datang, salah seorang sahabat menolong sahabatnya, dia meminjamkan jaket almamaternya agar temannya tidak kedinginan, dia sendiri memakai jaket almamaster (lebih tinggi levelnya dan lebih hangat)
"Fren, terimakasih udah minjemin jaket almamater lo. Thanks bro."
"No problem bro. Kita kan fren. lagian gue punya jaket almamaster..."
"O iya...

(bersambung Jeck!)

Wednesday, February 21, 2007

Sajak Skripsi

:

Kepada ide yang dikepala
Berputar berputar
: Awas pusing bisa bahaya
Kepada kertas HVS A4 80 gram
Waktu bergerak amat cepat
Membuatku parno tiap liat jarum jam

: Bagaimana?!

Kepada judul, perumusan masalah
Latar belakang yang ngalor ngidul bikin gelisah
Maju ke dosen, masih banyak yang salah

: Perbaiki lagi
Katanya
: Cari insight
Tambahnya
: Cari duit
Buat modal usaha
: Cari pacar
Maaf bu, sudah punya

Kepada kerangka pemikiran
Tempat uneg-uneg otak dan teori bersliweran
Pilah pilih nama-nama ilmuan
Kalimat macam apa yang musti dimasukkan?
O, Tuhan

Tiap malam berharap mimpi
Ketemu para ahli skripsi
dari jaman mesir kuno sampai masa kini
Siapa kek?!
Desi Ratnasari?!
: Bukan, dia selebriti

Kepada metodologi yang paradigma
Positivis, konstruktivis, kritis
ah, membayangkannya jadi mau pipis
Rambut rontok satu demi satu
Menipisnya kaki yang berbulu
Mengejar dosen yang kadang buru-buru

Maaf pak, bu
Saya masih bingung
Terjebak jalur pikiran linglung
Semua serba nanggung
Meski kucoba sudah ke Gramedia dan Gunung Agung
Cari-cari inspirasi sambil makan roti gulung

Kepada populasi dan sampel
Mendengarnya merubah mood senang jadi sebel
Mondarmandir dengkul kepentok mebel
Sebar kuisoner, fotokopi,
kantong musti tebel

: Jadi butuh observasi ya bu?!
: Ya, observasi mendalam penelitianmu
: Wawancara mendalam ya bu?!
: Ya kira kira begitu, tapi tunggu dulu, tulisanmu...
: Kenapa tuliskanku bu?!
: Gak jelas dan harus diperbaiki dahulu
: App..
: Ibu bingung kemana arah pikiranmu
: Eppp..
: Cari apa yang harus kau permasalahkan dulu
: ...
: Baru kembali lagi maksimal seminggu
: dan jangan lupa, baca buku, cari sumber sebanyak rambut dikepalamu
: Baik bu.

Blarrr!!!!

Kepada pendahuluan, latar belakang
rumusan masalah dan identifikasinya
Kepada kerangka pemikiran
Kepada metodologi penelitian
Kepada Tuhan,
Tolong hambamu yang hampir kesurupan
Bolakbalik mikir belum ketemu tujuan penulisan

?

22-02-07

Tuesday, February 20, 2007

Roti Gambang

: Bapak

roti gambang kesukaan bapak kemarin dipesan oleh adik dari tukang roti langganan yang sudah tak lagi bisa melayani, digantikan anaknya karena dia sudah tak lagi bisa mengayuh pedal gerobaknya, dan karena sudah tak mampu lagi jasad menampung ruh yang memang sudah habis masa kontraknya. Inalillahi wa innailaihi rojiun. Begitu. kurang lebih dua bulan lalu. berita yang mengejutkan sebab kemarin hari masih melayani kami dengan senyumnya dan janggut khas rhoma irama serta topi cap yang kerap dipakainya. jikapun tak membeli roti, karena sudah telat lagi-lagi dia pasti menyapa, bunyikan klakson pencet karet "tot! tot! brangkat?!" dengan senyum tentunya.

dia mugkin tahu namaku, nama adik ibu atau pun bapakku, sebab bisa dibilang kami sudah 'berlangganan' roti padanya sejak akhir tahun 80'an. percaya gak percaya, tapi itu benar adanya kalo gak lupa kapan tepatnya, yang pasti sedari aku dan adikku lelaki masih SD. rotinya enak, rasanya khas, bukan roti import. sejenis roti klasik. nama produsennya LAUW. "ring a bell?" mungkin di jaman itu terkenal dan termasyhur karena saingan masih belum seperti sekarang ini yang gila, berjejalnya produk lokal dan interlokal (wartel kali?!), kalo gak salah pabrik/pusatnya di kota (jakarta pusat).. kalo gak salah lo.. apa yang dicipete itu?! tapi kalo boleh ngutip kesaksian dari tulisan di blog nagasundani* :

"Kalau di Ciputat, di rumah nyokap gue, roti yang paling enak tuh roti merek Lauw, rasanya ngga kalah dengan roti-roti bakery modern yang dijual dengan mobil. Namun penjual roti Lauw ini agak iseng orangnya, “cunihin” istilah sundanya. Roti Lauw tuh tradisional banget, masanya empuk tapi berbobot, rasa dan keharumnya tidak ada bandingnya. Selain keluarga gue suka membeli roti tawar, roti coklat, keju dan mokanya enak juga…."
(http://nagasundani.blogsome.com/2005/03/08/jajanan-masa-kecil/)

Bisa terbaca bahwa roti lauw memiliki kesan tersendiri di hati pelanggannya. Gerobak sepeda dengan ala-ala singage kayu bergambar perempuan senyum dengan topi masak/walau agak mirip suster?! (harus di cek ulang). Kesan biru, mendominasi, bagian dari brand identity. Nah begitu tuh. dulu beberapa waktu lalu sempet menghilang sang penjaja roti lauw itu. gak pernah lewat depan rumah lagi, tanpa kabar dan sebab yang jelas.. terjadinya sekitar tahun 2000an. Bertepatan pada saat itu kami sekeluarga terlalu sibuk dengan urusan masing-masing. bapak kerja, ibu mengurus rumah, adik dan saya sekolah dan jarang juga pulang ke rumah alias nginep di kos/rumah temen. begitu tuh trus lanjut ke masa kerja. ada di rumah malam, NAH!!! di saat itu muncul pedagang roti serupa, tapi dengan grobak dengan warna dominan hijau. singage bertuliskan Tan Ek Tjoan. Jreng!!!! dengan logat sunda kental dan berkelebat di antara magrib dan isya membunyikan klakson karetnya Tot! tot! rasanya juga enak, dan kerasa sekali roti ini bisa menggantikan rasa khas Lauw... maafkan... tapi berhubung lapar, apa boleh buat. harganya cukup bersaing, dan dengan abang-abang yang akhirnya akrab kami panggil dengan sebutan akang. menjadi langganan yang mengisi malam ba'da magrib dengan roti rasa baru serupa tapi tak sama dengan Lauw.

(bersambung... lg sibuk. harap maklum oom.. tante)


Monday, February 19, 2007

Tuhan, sebab aku mencintainya

:

Tuhan,
Sebab aku mencintainya
kuasa tertunduk
bak bocah kecil
Merengek-rengek kesudian-Mu

Aku mencintainya

200207

Wednesday, February 14, 2007

Radioaktif

Radio aktif mengudara dari pagi hingga pagi lagi non-stop 24 jam seperti pesta yang diadakan oleh barudak inggris era awal 80-an. saat dimana punk rock sedang jaya-jayanya dan musik mengalami pergeseran. kehadiran keyboard sinthetizer, drum machine menandai era kebangkitan new wave. tepat setelah kematian ian curtis dedengkot joy division, sang pujangga epileptik, tergolong jenius dalam berkarya namun tidak terlalu jenius dalam memilih cara mengakhiri hidupnya (gantung diri-red).

Kecewa punya cerita, tapi ya 'every new begining comes from some other begining's end' (semisonic-closing time) atau ' the end is the begining is the end' (om billy corgan punya bicara). bernard sumners, stephen morris & peter hook tak kurung berkabung lama-lama dalam duka yang tak punya kata. termunculah new order, pembuka era baru, gelombang baru alias new wave. sesaat era 80-an mulai memainkan jenis musik yang tak jauh beda. pilihannya adalah pop, hard rock, metal, new wave, punk dll, tapi kesetiap jenis itu mengalami pergesekan alias satu sama lain saling memodifikasi. terutama dalam style berpakaian, model rambut gombrang-gambreng, pria-pria bergincu, bedak tebal merah kuning ijow. "andy warhol pun berjaya." nico dibuatnya velvet underground bersama lou reed, ya hari yang sempurna bagi pemakaman sebuah era yang kental dikenal sebagai the 70's baby boomer/flower generation mungkin ?! cut bray, hippie, sex drug n rock en roll, jaman gilagilaan. jimi hendrix, the beatles, stones, janis joplin, bob dylan, protes, revolusioner, free of mind and speech, youngsters, apolitis, halang perang dan sebagainya generasi selaw.

New wave, 80s adalah masa bagi michael jackson, debbie gibson, disko, dan sepatu roda, hingar bingar anak muda jakarta berjalan-jalan sore bersama denny malik dan mas boy. meriam belina masih muda, desy ratnasari juga, nike ardila lagi oke-okenya, baggy pants, kucai, jambul, pikok, pilox breakdance, grifone. musik berkeliling dengan tape deck ukuran jumbo, kelalang keliling, permen karet, bandana tangan juga kepala. tralala dan syalala dimana semua kisah cinta sedang gemes-gemesnya meraba rano karno dan yessy gusman dalam beberapa film layar lebar. galih dan ratna. siapa punya? lalu berpesta di jalan-jalan bersama ali topan, dengan tril yang menyentil tahun 2006 lalu tapi tak sampai jadi tren menggila, cuma sesaat saja. wiiihh oke juga kalo naik itu motor, tapi jaman gini sama aja badut badutan. salah jalan, seharusnya di tanah alias off road baru pol. tapi dasar penampilan ya selalu tampil. tanpaduli situasi dan kondisi. begitulah sikap dan pertanyaan tipe konservatif harusnya di pendam, atau di tahan-tahan saja tak perlu sampai keluar rumah.

"maaf dik, ada korek?" begitu tanya seorang pria kumis 45 tahunan kepada remaja SMA kelas 3 semester 2.
"maaf pak, sebentar lagi ebta." begitu jawabnya
"oh ya sudah kalo gitu. kalo korek ada?" tanya lagi
"maaf pak, salah sambung. ini rumah bu dedi." jawab lagi
"tapi nomornya.. 021- 123-456-7?" tanya mulu
"betul. tapi korek tidak ada." jawab aja
"tapi nomornya.."
Nomornya hilang dan pak kumis lupa menaruh dan mencatat dimana nomor itu. akhirnya pak kumis bertanya lagi.
"maaf dik, ada nomor?" tanyanya
"maaf pak, nomor sedang tidak dirumah." jawabnya
"kemana?"
"kesitu."
"yang sebelahnya anu."
"bukan, sebelahnya itu."
"kira-kira kapan pulang?"
"2 tahun lagi mungkin baru sampai."
"oh ya sudah kalau begitu, salam dari kami."
"maaf pak, salam sedang pergi. adanya salim dan salaman."
"oh ya jika begitu mari kita salim salaman."
"minal aidin wal faizin."
"maafkan lahir dan batin."

Mendadak suara radio terdengar dari depan supir. radio aktif yang sejak pagi hingga pagi lagi selalu menyala. membangunkan orang tidur menidurkan orang bangun. non-stop 24 jam seperti pesta-pesta jaman dahulu kala. era victoria jaman ratu-ratu dan raja roma memuja caligula. tapi radio ini bersiar tentang apa adanya. kisah-kisah dari jaman purbakala, ketika itu bernama 'radiosaurus' 102.2 FM tempat mangkal abg dinosaurus dan kini bernama 'radiosaur' 102.2 FM tempat mangkal kala saur dan pangkalan sayur.

Begitu berjasanya ia. tak kalah dengan pahlawan tanpa tanda jasa. ia adalah pahlawan tanpa tanda jadi alias (DP).

Wassalam,
Salam Nusantara

Tuesday, February 13, 2007

Hujan Bicara

: Kepada langit

Hujan bicara nada kencang, riuh kata-katanya menerjang, tajam menusuk tusuk ku berdarah-darah. Gelegar petir tak biasa, semalam baru saja aku dan kekasihku berbincang tentang masalah cinta dan problemanya, birama 2/4 alias selaow saja. ada senyum muncul di mikrofon telepon dan bisikan kata-kata manis bak ciuman mesra. walau ada waktu dimana koneksi kita benar-benar terganggu efek cuaca. Contohnya; saat hujan banjir kemarin. Beberapa saat komunikasi terganggu, jika pun terhubungi jadinya pesan yang dikirim dan diterima tidak sinkron, kadang putus-putus atau tidak begitu jelas suaranya jadi terjadilah apa yang biasa disebut dengan 'miskomunikasi'.

Apa itu miskomunikasi?

Aku bertanya pada langit hari ini yang mengabu menabur benih di aspal jalan, berharap mencari cari tanah tempat matinya namun tanah sudah teramat jauh rimbanya. 'disana! di ujung kampung di kaki gunung.' ia diam saja seakan sudah tak lagi punya kata cuma suara desis dan helaan panjang yang menyertai kemarau. Apa itu miskomunikasi? tanyaku dalam hati, tapi hatiku tak bisa menjawab karena sedang sibuk mengurus gejolak asmaranya, berkutat dalam rindu yang tak biasa. oke lah, aku mengerti jika begitu kutanya pada hari, dengan harapan ia bisa punya jawaban yang cukup atas tanyaku ini. hari menjawab: 'hujan air dan basa di tanah basah, busa sabun dan air mancur, minyak dan satu sendok teh alkohol'. itu jawab hari, dan aku bingung. hey langit! coba bicara sedikit. ini perihal sebab lakumu jua kah?!

Seperti musa di puncak sinai, bicaranya langit tidak pada suara, tapi pada isyarat yang tampil lewat cahaya. sedikit sih. matari perlahan mulai membuka tirai yang menutupi wajahnya. bisa tersaksikan senyum senyum yang seakan menanda. ini jawabnya... "ini kah gerangan cinta, yang menghiasi kisah manusia aaa... aaaa... sepanjang masa. gairah pun dibuai terlena nikmati manis kata asmara aaa... aaaa..."(* begitu. aku berpikir dan berpikir menggemaskan batin, melemaskan otot-otot tangan kaki hinggap di kepala. bukankah dulu pernah, kudapati miskomunikasi sedang difoto-foto oleh beberapa fotografer dan paparazi? ketika itu langit cerah dan miskomunikasi berkacamata hitam di pinggiran pantai pangandaraan menggunakan kebaya asli buatan solo. halus bahannya bertabur manik sesuai motifnya. rambutnya gerai, halus pula melandai, jika semut di situ pasti tergelincir karenanya. pantulan ultraviolet tak menggoreskan, kecantikan dan pesonanya memancar. menjadi saat dimana Ismail Marzuki tak mau tidak mengabadikannya dalam rayuan pulau kelapa. itulah. baru ku ingat miskomunikasi ternyata adalah seperti itu adanya.

Hujan bicara nada kencang, riuh kata-katanya menerjang, tajam menusuk tusuk ku berdarah-darah. Gelegar petir tak biasa, semalam baru saja aku dan kekasihku berbincang tentang masalah cinta dan problemanya, birama 2/4 alias selaow saja. ada senyum muncul di mikrofon telepon dan bisikan kata-kata manis bak ciuman mesra. walau ada waktu dimana koneksi kita benar-benar terganggu efek cuaca. Contohnya; saat hujan banjir kemarin. Beberapa saat komunikasi terganggu, jika pun terhubungi jadinya pesan yang dikirim dan diterima tidak sinkron, kadang putus-putus atau tidak begitu jelas suaranya jadi terjadilah apa yang biasa disebut dengan 'miskomunikasi'.

Rindu Itu Lapar

: Kekasihku

Rindu itu ibarat lapar
Tak hilang bahkan memburuk sebelum makan

Kini rinduku kelaparan
Laparku mungkin terobati
Dengan lontong sayur atau setangkap roti

Tapi rinduku?
Apa bisa ditahan hingga sore nanti?

Mengobrakabrik jiwaku perlahan
Itu pasti

14207

Monday, February 12, 2007

aku menulis maka

"aku menulis maka aku ada"

Hasil pembelokan makna bikinan Descartes "Cogito ergo Sum" yang tepatnya 'aku berpikir maka aku ada'. menurut loh?! setidaknya kalimat ini juga termasuk kutipan yang nongol di bukunya Donny Dhirgantoro, 5 cm.

Kenapa jadi 'aku menulis maka aku ada'? menulis dalam kamus besar bahasa mimpi adalah merangkai simbol-simbol yang bernama huruf menjadi serangkaian kata, kata menjadi serangkaian kalimat, kalimat menjadi frasa, frasa menjadi paragraf dan paragraf menjadi lupa namanya siapa dan kapan dia bertemu dengan buragraf. seinget dia waktu itu hujan lebat dan petir menyambar dari kanan ke kiri tanpa tengak-tengok. padahal di saat yang bersamaan ada 3 orang anak kecil baru pulang sekolah, 1 orang nenek-nenek dari pasar, dan sepasang kekasih sedang bergandengan tangan. paragraf lupa dan lalu bertanya pada buragraf...
"kenapa aku menulis maka aku ada?"
"karena." jawab buragraf
"lalu?!" tanya paragraf lagi
"waktu itu kamu sedang mabuk, kamu gak kuat naik kereta api tut tut tut. saat masinis bertanya siapa hendak turun? kamu malah naik ke atap gerbong." terang buragraf
"ooo jadi waktu itu aku sedang di atap gerbong? kenapa kamu gak bilang?!"
"aku kan sedang di mulut ikan paus, sedang membersihkan plak-plak giginya, habis itu aku mampir ke rumah bobo, bobo sedang tidur, akhirnya aku ke bibi, bibi sedang menanak nasi, ke baba, bebe, bubu mereka tidak ada dirumah, ya udah aku pulang saja lewat got. seperjalanan aku ketemu 2 ekor tikus botak, 1 cumi-cumi pitak, dan ratusan semut yang sedang merayap mencari gula. kebetulan aku membawa gula. jadi kuberi semut-semut itu gula. mereka berterimakasih padaku. dan aku senyum lalu aku lanjut jalan lagi menelusuri got hingga sampai di pusat perbelanjaan yang di tangganya bisa berjalan. maka aku berjalan di tangganya yang berjalan sambil makan permen karet." jawab buragraf sambil menggali sumur
"ooo jadi waktu itu aku sedang di atap gerbong? kenapa kamu gak bilang?!"
"aku sedang di mulut buaya, sedang mengikir gigi-gigi taringnya, habis itu aku mampir ke rumah nana, nana sedang nono tak mau diganggu, akhirnya aku ke rumah nini, nini sedang menyetrika sayuran, ke nunu, nene mereka tak ada di kandang, ya udah aku pulang saja lewat jalan tol. seperjalanan aku ketemu erik estrada dan john travolta, tapi john terpaksa dilarikan kerumah sakit karena pada saat melintas jalan tol cisarua-cikampek-cikampret di atasnya ada jaringan listrik tegangan tinggi, otomatis john ke sambar setrum karena lupa memakai sendal. lanjut 7-10 kilometer aku ketemu ikan asin dan beberapa bebek serta burung hantu yang sedang asik bertamasya di pinggiran jalan. menggelar tikar dan makanan, anak-anaknya lari-larian main petak umpet-umpetan sambil disuapi ibunya makanan yang dibawa dari rumah di dekat kuburan. sampai akhirnya kudapati pusat perbelanjaan khusus alat-alat berat dan percintaan. di sana ada nafa urbach dan primus (?) lalu aku menegur mereka. "sedang apa?" tanyaku pada primus dan nafa urbach. "sedang mencari sepatu kaca." jawab mereka berdua. "kaca apa?" tanyaku lagi. "kacang cap dua kelinci." kata mereka hati-hati. "ooo, itu tuh di sana, di samping rumah pak lurah, belok kanan sedikit, ketemu pohon nangka lalu teriak. malinggggg!!! sebanyak tiga kali, pagi siang dan malam. moga-moga akan ketemu." jawabku. "baiklah." kata mereka lalu berlalu. dan selang beberapa lama, gosipnya hubungan mereka berakhir sampai di situ. itupun aku baru tahu setelah primus punya anak satu. begitu." terang buragraf pada paragraf yang kali ini tampak sedang mengecat pagar rumahnya.
"oooooo.. kalo begitu ya sudah. besok aku tanyakan pada tamara blezynski." kata paragraf sambil mengupil lalu membulat-bulatkan upilnya lalu menyentilnya dengan seksama. "Gol!" teriaknya.

Nah, berdasarkan dari penjelasan atas dialog paragraf dan buragraf yang terjadi kira-kira 14 tahun lalu. maka bisa ditarik sebuah kesimpulan bahwa dengan memadukannya dengan definisi asli dari kata menulis menurut http://id.wikipedia.org; Menulis adalah suatu kegiatan untuk menciptakan suatu catatan atau informasi pada suatu media dengan menggunakan aksara.
ya, itukan kata wikipedia. asal katanya sendiri adalah tulis, yang adalah gabungan dari dua kata yaitu, "tuang" dan "lisan". tuang berarti menuangkan, menumpahkan, sedangkan lisan adalah ucap, vokal yang keluar dari mulut manusia. jadi tulis dalam hal ini adalah menuangkan/menumpahkan ucapan berupa kata atau kalimat yang keluar dari mulut manusia dengan media berupa tinta ke atas kertas atau media lain seperti daun, kulit dan batu. tergantung selera dan kebutuhan. ini penting loh!

keterangan lain, berdasar definisi mbah broto, menulis itu asal katanya men,ul dan is. men adalah laki/perempuan dalam bahasa inggris lama men bisa diartikan sebagai manusia (kalo gak percaya liat subtitle di dvd terjemahan malaysia. ul, dari ulama atau ilmu. dan is yang berarti adalah dalam bahasa inggris. jadi definisi menulis menurut mbah broto (dosen lepas, universitas tertutup alias close university) adalah: perwujudan/pengejawantahan manusia dalam mentransformasikan ilmunya ke dalam sebuah media dimana media tersebut adalah menjadi penyaluran atau pengaplikasian dari ilmunya tersebut yang mana ilmu yang terejawantah tersebut menjadi sebuah bagian dari realitas individu atau pun kelompok. singkatnya: menulis adalah mengejawantahkan ilmu.

Jadi kira-kira begitu mengapa 'aku menulis maka aku ada'. dalam latinnya: 'cogitu ergo sum pe de'

SEKIAN
-salam menulis-